Security & Otomation
 Rumah Anda Aset Masa Depan Jika
anda tidak biasa sepenuhnya tenang saat berlibur, mudik, atau
meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,, maka anda tidak sendirian.
Survey dari Royal Mail, di Inggris terhadap 1.000 orang yang berpergian
menemukan, lebih dari separuh di antara mereka mencemaskan rumah mereka
dibobol maling ketika mereka pergi.
Semua orang pasti ingin rumah
tetap aman saat ditinggal pergi. Jika anda mengira dengan menyuruh
orang untuk menjaganya anda dapat merasa aman? Sepertinya anda perlu
membaca ini hingga halaman terakhir, karena hendaknya anda mengontrol
milik anda sendiri. Bagaimana bisa?Repotkah?Tentu Mahal? Tentu tidak!!
Anda
mungkin kenal dengan Shaw Walter pencuri yang dipenjara 11 tahun karena
membobol perhiasan senilai $70 juta atau senilai Rp 650M, di dalam DVD
yang disusunnya berjudul: It Took a Thief to Stop a Thief menjelaskan
bagaimana mencegah terjadinya pembobolan rumah, seperti berikut:
Seminggu Sebelum Berangkat:
- Minta Tukang susu, tukang Koran untuk tidak
mengantar Koran dan susu selama anda pergi atau berhenti berlangganan
dulu untuk sementara sampai anda memintanya lagi. Pastikan tidak ada
orang yang mendengarkan permintaan ini di saat anda menyampaikannya.
- Beritahu kepala satpam atau pos satpam di
lingkungan perumahan Anda, bahwa anda akan pergi. Jika ada organisasi
atau persatuan peronda dari kalangan warga, beritahu ketua organisasi
tersebut saat rumah anda kosong.
- Minta tolong ke tetangga yang bias
dipercaya untuk sesekali dating kerumah untuk memberikan kesan ada
orang di dalam rumah. Misalnya dengan membuka gorden, menyingkirkan
brosur atau lealets yang berserakan di serambi depan, dan menyiram
tanaman. Tanaman yang mengering dapat menjadi petunjuk pasti rumah
kosong.
- Atur timer pada peralatan listrik dan lampu
di sekitar rumah. Program untuk menyalakan dan mematikan tv atau radio
pada malam hari, sekitar jam tidur malam. Atur hidup - mati lampu
dengan interval tertentu dan gunakan lampu luar yang otomatis. Lampu
yang menyala terus, siang-malam juga bias menjadi petunjuk bagi para
maling.
- Periksa semua pintu, termasuk garasi dan
pintu penghubung antara garasi dan dalam rumah. Jangan meninggalkan
tangga dan peralatan lainnya di garasi. Jika tidak memungknkan membawa
tangga masuk ke dalam rumah, titipkan ke tetangga atau dirantai dengan
rantai berat dan digembok.
Pasang kunci tambahan pada pintu interior sehingga kalau pun maling masuk, maling akan sulit meneruskan penjelajahannya.
- Pelihara anjing cerewet yang banyak
menggonggong. Yang aling rebut adalah chicuabua, bukan antjing gembala
Jerman. Kebanyakan anjing besar bukan penggonggong yan baik. Anjing
kecil yang membuat banyak suara yang lebih baik digunakan untuk
menghalau maling.
Satu Hari Sebelum Berangkat
- Potong rumput dan rapikan taman atau pekarangan rumah. Sapu daun dan bunga-bunga kering dan singkirkan sampah.
- Beri tanaman pot dan pot gantung dengan penyerapan air yang baik.
- Gembok semua pintu taman di sekitar rumah anda. Anda juga bias
memasangkan kawat berduri dan menancapkan beling tajam di tembok taman.
- Simpan semua barang berharga seperti perhiasan atau yang lainnya
di bank. Jika anda tidak berlangganan safe deposit box, sembunyikan
uang tunai dan perhiasan di tempat -tempat tak terduga. Disarankan pula
menyembunyikan di tempat atau kamar cuci pakaian. Kebanyakan maling tak
akan mencari disisi atau simpan di freezer dan tempat-tempat aneh
lainya. Menurut pengalaman Shaw pada saat merampok rumah separuh dari
15 menit dihabisakan di kamar tidur, memeriksa tempat penyembunyian
yang paling umum, seperti: laci, pakaian dalam, bawah kasur, lampu
baca, dan sebagainya.
- Periksa semua lampu otomatis dan timer peralatan agar berfungsi secara baik.
Hari Pemberangkatan
- Periksa semua pintu dan jendela dalam keadaan terkunci baik.
- Nyalakan alarm jika anda punya. Hampir semua rumah yang dirampok
memiliki system alarm, tetapi lebih dari separuhnya tidak dinyalakan.
- Pastikan alamat lengkap rumah tidak tampak pada koper. Di
Negara-negara maju, salah satu trik yang paling popular digunakan para
maling masuk ke rumah adalah dengan memperhatikan alamat yang tercantum
pada koper.
- Usahakan meletakkan barang-barang di dalam rumah sedemikian rupa
sehingga tidak terlihat dari luar yang seakan mengiklankan barang di
dalam rumah anda.
- Jangan pernah membiarkan jendela tetap terbuka di saat anda
keluar rumah, kendatipun tampaknya jendela tersebut sulit dijangkau.
Pasang kunci jendela yang tepat. Pun untuk jendela di laintai atas.
Pasang teralis pengapan pada kaca jendela dan kaca skylights.
- Jangan biarkan pintu belakang dan pintu-pintu lainnya tidak dikunci pada saat anda naik ke lantai atas.
- Pintu depan harus mempunyai rantai pengaman, lubang pengintai,
dan kunci mortise atau dead bolt (kunci yang giginya tertanam di dalam
kusen pintu).
Anda tidak perlu repot lagi, karena seluruh
sistem tersebut telah diotomatiskan oleh Kami, sehingga anda tinggal
berlenggang berlibur ke tempat favorit keluarga :).
|