Buku Digital
Menyusun ActiveX Sendiri PDF Print E-mail
Written by Rizki Noor Hidayat Wijaya®   

Pada saat Windows meluncurkan sistem operasi pertamanya yang mampu mampu melaksanakan berbagai aplikasi pada waktu yang sama, semua orang bisa lihat bahwa Microsoft memikirkan suatu sistem yang mampu untuk terkait dengan aplikasi lain untuk menukar data dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Clipboard adalah baik untuk membuat cut-and-paste operasi sederhana, tetapi terlalu primitif dan tidak menunjuk kebutuhan yang paling menuntut sepert sebagaimana Windows sekarang bersikap.

Usaha serius yang pertama di dalam arah benar adalah DDE (Dynamic Data Exchange), suatu protokol komunikasi yang membiarkan aplikasi saling panggil/hubungi satu sama lain. DDE bukanlah yang sangat sukses, anda mungkin oleh karena reliabilitasnya. Sungguhpun demikian DDE diperluas untuk bekerja pada LAN (Jaringan DDE) dan kemudian mampu menghubungkan aplikasi pada stasiun-kerja yang berbeda, sedikit Windows Aplikasi menerapkan itu. (Visual Basic membatasi dukungan terhadap DDE)

Versi OLE yang pertama (Object Linking and Embedding) pada Windows 3.1 anda sendirincul pada tahun 1992 dan menggunakan DDE sebagai dasar alat-alat untuk interapplication komunikasi. OLE menjadi protokol yang pertama yang memungkinkan para pemakai dan para programmer untuk menciptakan campuran dokumen, dokumen yang berisi data dari aplikasi berbeda (sebagai contoh, suatu Excel worksheet di dalam suatu Word Documents). Bergantung pada kebutuhan aplikasi, dokumen campuran dapat dengan sepenuhnya encapsulate dengan dokumen yang lain yang lebih sederhana menempelkan atau berisi suatu acuan sederhananya ke dokumen ada (penghubung). Ketika pemakai klik pada sesuatu yang ditempelkan tersebut atau berhubungan dokumen sebagai suatu dokumen campuran, Windows menjalankan aplikasi itu dan mampu untuk berhadapan dengan jenis hubungan yang khusus pada dokumen tersebut.

OLE 2 dilepaskan pada tahun1993, dan untuk pertama kalinya mencakup dukungan untuk mengedit dokumen campuran tanpa membuka suatu jendela berbeda. Sebagai contoh, OLE 2 membiarkan membiarkan anda mengedit suatu Worksheet pada Excel dan menempelkan secara singkat dokumen tanpa meninggalkan Mircrosoft Word. Tetapi yang anda lihat hanya menu Excel, yang menggantikan menu Word ketika anda sedang mengedit data yang ditempelkan itu. OLE 2 adalah suatu langkah penting juga oleh sebab itu meninggalkan DDE sebagai protokol komunikasi dan mempercayakan sebagai gantinya atas suatu arsitektur component-based baru: COM (Komponen Obyek).

Kondisi tersebut secara berangsur-angsur menjadi nyata terhadap infrastruktur COM bahkan lebih penting dibanding teknologi linking and embedding. Selagi kemampuan untuk menciptakan dokumen campuran adalah yang luar biasa dari sudut pandang pemakai, pengembang menemukan bahwa mereka bisa membangun aplikasi hebat hanya dengan menggunakan COM. Sesungguhnya, COM mempromosikan konsep tentang pengembangan component-based, yang mana membiarkan anda membagi lagi aplikasi besar ke dalam potongan lebih kecil dan anda dapat memelihara dan mendistribusikan dengan anda mudah dibanding anda dapat suatu aplikasi monolitis. Porsi OLE yang membiarkan program bertemu dengan satu sama lain dikenal sebagai Otoasi OLE. Banyak bahasa program dapat bekerja sebagai Otomasi OLE Klien, dan yang mengendalikan aplikasi lain dikenal sebagai Otomasi OLE Server. Sebagai contoh, anda dapat memandu Excel dan Word dari penggunaannya di luar Visual Basic 3 dan versi kemudiannya seperti halnya VBSCRIPT.

Potensi untuk paradigma pemrograman baru ini menjadi jelas ketika Microsoft mengirimkan Visual Basic 4 Edisi Enterprise, yang mencakup dukungan untuk Otomasi Jarak Jauh. Tidak hanya adalah para programmer Visual Basic yang akhirnya mampu menciptakan Komponen COM, mereka adalah juga pelopor yang bisa meluncurkan dan melaksanakan suatu komponen menempatkan pada suatu komputer ke seberang jaringan, penggunaan yang CPU mesin, memori, dan sumber daya lain. Komputasi yang dibagi-bagikan adalah debut pertama pada Windows Platform.

Read more...
Menguasai Visual Basic dengan Instan PDF Print E-mail
Written by Rizki Noor Hidayat Wijaya®   
This page still in server depositor media.
Mendisain System Jaringan Komputer di Kampus PDF Print E-mail
Written by Rizki Noor Hidayat Wijaya®   
This page still in server depositor media.
Icon Pada Windows Xp PDF Print E-mail
Written by Rizki Noor Hidayat Wijaya®   

Microsoft® Windows® XP mengenalkan pada kita gaya/style pada disain ikon dibanding disainnya pada waktu lampau. introduces a new style in icon design. Konsep gaya ikon pada Windows® XP adalah fun/keceriaan, color/penuh warna, dan energy, dengan memanfaatkan citra 32-bit secara penuh serta tepi yang halus.

Setiap ikon disusun menggunakan aplikasi vektor dan dioleh menggunakan Adobe Photoshop untuk menghasilkan citra yang indah, pada panduan ini direkomendasikan anda bekerja dengan seorang disainer grafis yang bagus, terutama yang berpengalaman dalam menggunakan aplikasi vektor/3D, untuk membuat gambar anda sesuai yang diinginkan.

Garis Besar Disain Ikon

Pada bagian ini anda dikenalkan dengan gaya baru pada Windows SP dalam menyiapkan pembuatan ikon.

Karakteristik Gaya dari Ikon Windows® XP

  • Kaya akan warna dan sesuai dengan keseluruhan tampilan Windows® XP.
  • Penyajian dalam persektif dalam sudut yang tepat yang mempu memberi kesan gambar yang berenergi.
  • Tidak ada sudut yang tajam serta tepi yang halus.
  • Gambar tampak dengan seakan cahaya datang dari kiri atas serta menggunakan rona cahaya pada beberapa bagian dari ikon.
  • Penggunaan cahaya yang memberikan kesan dimensi benda dan kesan tampilan yang lebih kaya.
  • Penggunaan efek bayangan untuk mempertegas kontras dan dimensi benda.
  • Menggunakan tampilan terkini dari setiap obyek yang digambarkan.

Ukuran

Ada empat ukuran yang digunakan Windows, yaitu: 48 × 48, 32 × 32, 24 × 24, dan 16 × 16 piksel, direkomendasikan untuk menggunakan ikon dengan ukuran:

48 × 48 piksel

32 × 32 piksel

16 × 16 piksel

Read more...
Com Addins MS OfficeXp PDF Print E-mail
Written by Rizki Noor Hidayat Wijaya®   

Add-ins adalah perangkat yang dapat anda gunakan untuk merupa dan meningkatkan aplikasi Microsoft Office. Add-ins menampilkan pekerjaan - pekerjaan yang secara spesifik dapat dijalankan melalui menu, atau toolbar. Add-ins juga dapat malakukan pekerjaan dibelakang layer, seperti mendeteksi perubahan pilihan di Microsoft Word atau mengambil mail baru secara continue di Microsoft Outlook.

Cara yang paling banyak dilakukan dan disukai adalah dengan menyusun Component Object Model (COM) add-in. sebuath COM add-ins adalah sebuat .dll atau .exe yang teregister dapat disusun dari bahasa program apapun yang mensuportnya, seperti Microsoft Visual C++, Microsoft Visual Basic, atau dotNet.

Read more...
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 Next > End >>

Results 11 - 20 of 52